Setelah sampai di Changi Airport Terminal 1, kita langsung naik MRT ke People’s Park Centre untuk check kamar di apartemen, bukan di hotel. Setelah itu, sambil menunggu ibu berbelanja, kita ke Chinatown Heritage Centre dan melihat-lihat kehidupan zaman dahulu Chinatown. Malamnya kita rencananya ingin naik Singapore Flyer, tetapi karena pada tanggal 23 desember 2008 ada kesalahan teknis maka untuk sementara ditutup. Percaya tidak percaya, sewaktu kesalahan teknis itu terjadi, orang-orang didalamnya terjebak didalam flyer selama 6 jam! Dan diturunkannya dengan tali dari ketinggian + 165 m! Kita pun memutuskan makan di Suntec City dimana kita secara tidak sengaja bertemu dengan Vania, seorang teman sekolahku. Kita berpisah tidak lama kemudian. Setelah makan dan shopping, kita pulang.
Besoknya kita pergi ke Singapore Discovery Centre. Di dalam kita belajar untuk membuat Singapura menjadi kota yang lebih bagus, seperti di Visionarium, dimana kita membuat rencana masa depan Singapura. Sayang sekali ya, bukan Indonesia! Di dalamnya juga ada iWerks Theatre (bioskop iWerks) yang memutarkan beberapa film, baik 2D maupun 3D. Kami menonton film Space Elevator (2D) yang menceritakan tentang impian masa depan para ilmuwan dan Fly Me to the Moon (3D) yang menceritakan tentang 3 lalat yang ikut terbang bersama Neil Armstrong ke bulan. Tentu saja, ini tidak benar. Kita juga melihat SAFTI MI (lupa singkatannya) yaitu sekolah militer untuk remaja-remaja terpilih. Setelah itu kita ke Sentosa untuk naik luge (mirip gokart) dan skyride (seperti lift untuk ski). Tiketku sudah dibantu dibeli oleh Vania, tetapi sayangnya waktu kita sampai disana hujan turun dengan sangat deras. Kita baru bisa naik skyride sekitar satu setengah jam kemudian! Setelah selesai naik luge kita berpisah dengan Vania lagi. Dia menonton Songs of the Sea dan aku mencoba CineBlast. Turun dari Sentosa Express, aku bertemu dengan si Vania lagi! Karena kita tinggal di apartemen yang sama, kita pun makan malam bersama, naik MRT bersama dan berpisah di lift.
Kita bangun pagi keesokan harinya karena kita diajak makan pagi bersama teman ayahku, Uncle Eddy. Uncle adalah sebutan “om/paman” dalam bahasa inggris. Setelah makan di Tanjong Pagar Complex, kita pergi ke Bras Basah Complex untuk membeli buku. Setelah membeli buku banyak sekali, kita pergi ke MINT Museum of Toys sementara ibu pergi ke Raffles City Shopping Mall. Wow, didalamnya ada mainan dari tahun 1800-an dan mainan yang hanya ada satu atau lima di dunia! Kita menyusul ibu ke Raffles City Shopping Mall, lalu kita diajak oleh Uncle Eddy & istrinya untuk makan malam di Holland Village. Setelah perut kita kenyang terisi, kita pergi ke rumah Uncle Eddy di Serangoon untuk mengambil buku milik anak mereka yang sudah besar. Kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah Justin dan Jovan, rumah kembaran teman Wilbert, adikku, yang sekarang pindah ke Singapura bersama ibunya. Kita bermain bersama Justin dan Jovan sementara ibuku mengobrol bersama ibu si JJ (panggilanku untuk mereka berdua – Justin dan Jovan). Kita baru pulang ke apartemen jam setengah dua belas malam.
Aku menjadi sedih pada hari berikutnya karena kita harus pulang ke Jakarta setelah perjalanan yang menyenangkan ini. Tetapi, seperti biasa, pesawat kita yang terbang ke Jakarta terbang malam, maka itu paginya kita ke Marina Square dan juga Suntec City. Di Suntec City, kita melihat-lihat Fountain of Wealth (Air Mancur Keberuntungan). Untuk menjadi beruntung, kita harus:
1. Menjulurkan tangan kanan dan memegang air mancur,
2. Mengutarakan permintaan kita di dalam hati,
3. Memutari air mancur tiga kali.
Ada-ada saja ya! Setelah Suntec City kita balik ke Chinatown, berjalan-jalan sebentar dan memesan taksi ke Changi Airport Terminal 1 dan terbang ke Jakarta dengan pesawat Valuair VF 505 yang lepas landas pada jam 20.20 waktu Singapura dan mendarat jam 21.00 waktu Jakarta.
Aku sangat senang di Bangkok. Orang-orang disana sangat ramah, walaupun disana sebelumnya ada demonstrasi, tetapi tidak ada tanda-tanda kerusuhan disana karena masyarakat setempat sangat sadar bahwa peranan pariwisata sangat penting bagi pendapatan negara. Hal ini pantas mendapatkan acungan jempol & perlu kita tiru.
Terakhir, terima kasih ayah dan ibu, atas liburan yang menyenangkan ini!
~THE END~
PS: Tolong baca dari Bagian 1 -- Bangkok dahulu (scroll lagi ke bawah). Aku sudah mencoba memperbaikinya tapi gagal. Maaf ya!
Sabtu, Januari 10, 2009
Liburanku di Thailand dan Singapura - Bagian 2 -- Phuket
Kita check in hotel dan berjalan-jalan sebentar. Ya ampun! Di sekeliling hotelku adalah diskotik! Percaya tidak? Karena belum mengenal daerah tsb akhirnya kami makan malam di KFC & rasa fried chickennya berbeda dengan di Jakarta loooh !!!!!
Pada hari ke-7 kita mengambil tur seharian ke pulau-pulau sekitar Phuket, yaitu James Bond Island, Hong Island dan Phanak Island. Kita berangkat naik kapal ke James Bond Island terlebih dahulu. Pulau itu dulu adalah tempat shooting film James Bond “The Man with the Golden Gun”. Pulaunya kecil sekali, sepertinya garis tengahnya kurang dari 5 meter. Sebelum menuju ke pulau berikutnya, kami makan siang dikapal, lucunya semua makanan dimasak dikapal lain & diantar ke kapal kami ditengah laut, menunya mhmmm.....asyik banget.... khas Thailand coyyyyy !!!!!!! Setelah 35 menit, kita berangkat ke Hong Island dimana kita menaiki kano yang didayung oleh orang dari kapal kita. Di pulau itu ada beberapa gua yang sebagian kita harus menunduk untuk melewatinya. Setelah itu kita ke Phanak Island dimana kita beristirahat selama 1 jam. Kita bisa berkano, berenang, berjemur di bawah sinar matahari atau snorkelling. Setelah balik ke Phuket, kita berjalan-jalan menikmati pantai Patong saat malam dan melihat-lihat mall Jungceylon yang terletak di sebelah hotel.
Hari berikutnya kita menyewa mobil beserta dengan sopirnya. Kita melihat pantai-pantai lain selain Patong, seperti Karon, Kata, dan lain lain. Kita juga melihat Promthep Cape dimana pemandangan matahari tenggelamnya sangat mengagumkan dan The Big Buddha of Phuket (Buddha Besar Phuket) yang masih dalam pembangunan. Katanya patungnya lebih besar daripada patung Tian Tan Buddha di Pulau Lantau, Hongkong. Setelah selesai mengagumi keindahan Buddha itu, kita pergi ke Wat Chalong (Kelenteng Chalong), lalu pergi melihat-lihat dan membeli di toko perhiasan dan suvenir. Sorenya kita ke Wat Phra Tong. Konon, pada zaman dahulu, ada sebuah "batu" yang tertutup lumpur. Seorang anak, yang mengikat kerbaunya ke "batu" itu, esoknya mendadak meninggal bersama kerbaunya (kalau mau tahu lebih lanjut baca bagian 2.1 - The Story of Wat Phra Tong). Malamnya kita berjalan-jalan di Jungceylon.
Pagi-pagi sekali hari berikutnya kita berangkat ke Phuket International Airport karena pesawat kita ke Singapura cukup pagi, sekitar jam sepuluh pagi...
TO BE CONTINUED...
SELANJUTNYA... BAGIAN 3 -- SINGAPURA
Pada hari ke-7 kita mengambil tur seharian ke pulau-pulau sekitar Phuket, yaitu James Bond Island, Hong Island dan Phanak Island. Kita berangkat naik kapal ke James Bond Island terlebih dahulu. Pulau itu dulu adalah tempat shooting film James Bond “The Man with the Golden Gun”. Pulaunya kecil sekali, sepertinya garis tengahnya kurang dari 5 meter. Sebelum menuju ke pulau berikutnya, kami makan siang dikapal, lucunya semua makanan dimasak dikapal lain & diantar ke kapal kami ditengah laut, menunya mhmmm.....asyik banget.... khas Thailand coyyyyy !!!!!!! Setelah 35 menit, kita berangkat ke Hong Island dimana kita menaiki kano yang didayung oleh orang dari kapal kita. Di pulau itu ada beberapa gua yang sebagian kita harus menunduk untuk melewatinya. Setelah itu kita ke Phanak Island dimana kita beristirahat selama 1 jam. Kita bisa berkano, berenang, berjemur di bawah sinar matahari atau snorkelling. Setelah balik ke Phuket, kita berjalan-jalan menikmati pantai Patong saat malam dan melihat-lihat mall Jungceylon yang terletak di sebelah hotel.
Hari berikutnya kita menyewa mobil beserta dengan sopirnya. Kita melihat pantai-pantai lain selain Patong, seperti Karon, Kata, dan lain lain. Kita juga melihat Promthep Cape dimana pemandangan matahari tenggelamnya sangat mengagumkan dan The Big Buddha of Phuket (Buddha Besar Phuket) yang masih dalam pembangunan. Katanya patungnya lebih besar daripada patung Tian Tan Buddha di Pulau Lantau, Hongkong. Setelah selesai mengagumi keindahan Buddha itu, kita pergi ke Wat Chalong (Kelenteng Chalong), lalu pergi melihat-lihat dan membeli di toko perhiasan dan suvenir. Sorenya kita ke Wat Phra Tong. Konon, pada zaman dahulu, ada sebuah "batu" yang tertutup lumpur. Seorang anak, yang mengikat kerbaunya ke "batu" itu, esoknya mendadak meninggal bersama kerbaunya (kalau mau tahu lebih lanjut baca bagian 2.1 - The Story of Wat Phra Tong). Malamnya kita berjalan-jalan di Jungceylon.
Pagi-pagi sekali hari berikutnya kita berangkat ke Phuket International Airport karena pesawat kita ke Singapura cukup pagi, sekitar jam sepuluh pagi...
TO BE CONTINUED...
SELANJUTNYA... BAGIAN 3 -- SINGAPURA
Grup (Group)
liburan
Liburanku di Thailand dan Singapura - Bagian 1 -- Bangkok
Pada tanggal 23 Desember 2008, aku bersama dengan keluarga pergi ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk terbang ke Bangkok dengan pesawat Air Asia. Kita sampai di Suvarnabhumi International Airport jam 19.57 waktu setempat. Kita langsung check-in hotel, lalu kita pergi ke Suan Lum Night Bazaar (Pasar/Bazaar Malam Suan Lum). Setelah selesai melihat-lihat, kita pun langsung balik ke hotel dan tidur.
Pada hari berikutnya, kita mengambil tur setengah hari. Pertama-tama, kita ke Wat Pho Temple (Kelenteng Buddha yang Miring/Tidur). Di sana kita mencoba tradisi mengisi mangkok besi dengan koin. Anehnya, koin-koin itu, yang diberi dalam 1 mangkok kecil, tidak pernah bisa pas sampai ke mangkok besi terakhir. Pasti ada yang kurang atau lebih. Setelah itu kita mencoba naik perahu menyusuri Chao Phraya (sungai para raja) selama 1 jam. Siangnya kita pergi ke Marble Temple, beberapa toko perhiasan dan sebuah toko kain. Selanjutnya kita ke Chinatown/Yaowarat (mirip Glodok/Pancoran), malamnya kita ke MBK Mall.
Tur lain kita ambil pada hari selanjutnya. Kali ini kita mengambil tur seharian penuh. Paginya kita pergi ke Pasar Terapung Damnoen Saduak dan naik gajah. Siangnya kita melihat pertunjukan binatang seperti gajah, buaya dan kobra juga Rose Garden yang ada pertunjukan tentang tradisi-tradisi Thailand. Malamnya kita shopping di Prathunam Market dan Suan Lum Night Bazaar.
Untuk melihat ibukota tua Thailand, Ayutthaya, kita mengambil tur satu hari kesana. Pertama-tama kita ke Bang-Pa-In (Summer Palace – Istana Musim Panas). Disana ada bangunan dari berbagai negara. Setelah itu kita masuk ke Kota Ayutthaya untuk melihat Wat Yai Chaiya Mongkol, sisa-sisa dari Istana Raja yang lama dan kepala Sang Buddha di pohon. Kita pun balik ke Bangkok dan pergi ke toko perhiasan Gem’s Gallery. Malamnya kita pergi ke Prathunam Market dan Distrik Patpong.
Pada hari selanjutnya kita tidak mengambil tur lagi. Kita melihat Istana Raja yang sekarang. Di tengah-tengah istana ada sebuah bangunan. Didalamnya ada Buddharupam yang mempunyai 3 pakaian – musim panas (dibuat dengan harga 70 juta baht), musim hujan (30 juta baht) dan musim dingin (20 juta baht). Setelah itu, kita pergi Wat Arun (Kelenteng Subuh) dan juga King Rama IV Temple (Kelenteng Raja Rama ke-IV). Sore dan malamnya kita ke Khao San Road dan Chinatown (Yaowarat).
Pada hari ke-6, kita berangkat ke Phuket, sebuah pulau di bagian selatan Thailand. Tetapi karena pesawat kami terbang malam, maka paginya kita ke Vimanmek Mansion yang dulunya merupakan tempat tinggal Raja Rama ke-V. Tempat ini sangat besar dan peraturannya sangat ketat. Yang menakjubkan adalah seluruh bangunan ini terbuat dari kayu jati & tidak mengunakan PAKU !!!!! Setiap bagian / paviliun diberi warna yang berbeda misal hijau, pink, ivory, biru dll sesuai dengan keperluannya. Setelah itu kita ke Yaowarat sebentar dan pada malam harinya kita terbang dari Suvarnabhumi Airport ke Phuket International Airport...
TO BE CONTINUED...
SELANJUTNYA... BAGIAN 2 -- PHUKET
Pada hari berikutnya, kita mengambil tur setengah hari. Pertama-tama, kita ke Wat Pho Temple (Kelenteng Buddha yang Miring/Tidur). Di sana kita mencoba tradisi mengisi mangkok besi dengan koin. Anehnya, koin-koin itu, yang diberi dalam 1 mangkok kecil, tidak pernah bisa pas sampai ke mangkok besi terakhir. Pasti ada yang kurang atau lebih. Setelah itu kita mencoba naik perahu menyusuri Chao Phraya (sungai para raja) selama 1 jam. Siangnya kita pergi ke Marble Temple, beberapa toko perhiasan dan sebuah toko kain. Selanjutnya kita ke Chinatown/Yaowarat (mirip Glodok/Pancoran), malamnya kita ke MBK Mall.
Tur lain kita ambil pada hari selanjutnya. Kali ini kita mengambil tur seharian penuh. Paginya kita pergi ke Pasar Terapung Damnoen Saduak dan naik gajah. Siangnya kita melihat pertunjukan binatang seperti gajah, buaya dan kobra juga Rose Garden yang ada pertunjukan tentang tradisi-tradisi Thailand. Malamnya kita shopping di Prathunam Market dan Suan Lum Night Bazaar.
Untuk melihat ibukota tua Thailand, Ayutthaya, kita mengambil tur satu hari kesana. Pertama-tama kita ke Bang-Pa-In (Summer Palace – Istana Musim Panas). Disana ada bangunan dari berbagai negara. Setelah itu kita masuk ke Kota Ayutthaya untuk melihat Wat Yai Chaiya Mongkol, sisa-sisa dari Istana Raja yang lama dan kepala Sang Buddha di pohon. Kita pun balik ke Bangkok dan pergi ke toko perhiasan Gem’s Gallery. Malamnya kita pergi ke Prathunam Market dan Distrik Patpong.
Pada hari selanjutnya kita tidak mengambil tur lagi. Kita melihat Istana Raja yang sekarang. Di tengah-tengah istana ada sebuah bangunan. Didalamnya ada Buddharupam yang mempunyai 3 pakaian – musim panas (dibuat dengan harga 70 juta baht), musim hujan (30 juta baht) dan musim dingin (20 juta baht). Setelah itu, kita pergi Wat Arun (Kelenteng Subuh) dan juga King Rama IV Temple (Kelenteng Raja Rama ke-IV). Sore dan malamnya kita ke Khao San Road dan Chinatown (Yaowarat).
Pada hari ke-6, kita berangkat ke Phuket, sebuah pulau di bagian selatan Thailand. Tetapi karena pesawat kami terbang malam, maka paginya kita ke Vimanmek Mansion yang dulunya merupakan tempat tinggal Raja Rama ke-V. Tempat ini sangat besar dan peraturannya sangat ketat. Yang menakjubkan adalah seluruh bangunan ini terbuat dari kayu jati & tidak mengunakan PAKU !!!!! Setiap bagian / paviliun diberi warna yang berbeda misal hijau, pink, ivory, biru dll sesuai dengan keperluannya. Setelah itu kita ke Yaowarat sebentar dan pada malam harinya kita terbang dari Suvarnabhumi Airport ke Phuket International Airport...
TO BE CONTINUED...
SELANJUTNYA... BAGIAN 2 -- PHUKET
Grup (Group)
liburan
Liburanku di Thailand dan Singapura - Bagian 2.1 -- Phuket - The Story of Wat Phra Tong
Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak yang biasanya mengembala sapi. Pada suatu hari, sewaktu ia sedang ingin mengikat sapinya, ia tidak menemukan sesuatu pun yang bisa diikat. Padahal, biasanya ketika ia akan mengikat sapinya, pasti akan ada suatu rumput atau pohon yang dapat ia gunakan. Tiba-tiba, ia melihat sebuah "batu besar" yang tidak ia ketahui asal muasalnya. Ia pun mengikat sapinya disana.
Sewaktu ia pulang ke rumah, tiba-tiba ia jatuh sakit dan meninggal. Ayahnya pun kaget dan mencoba mengecek tempat ia mengikat sapi itu. Ia menemukan juga bahwa sapi yang ia ikat juga telah mati. Ia mencurigai batu tempat si anak mengikat sapi itu. Ia pun membersihkan lumpur-lumpur dan kotoran yang menempel pada batu itu. Ternyata, batu itu adalah sebuah patung Buddha yang setengah tubuhnya tertanam di dalam tanah. Melihat itu, ayahnya pun langsung kaget. Ia meminta kepada penduduk desa untuk menggali dan mengeluarkan setengah bagian lainnya, tetapi bagaimanapun dan dengan cara apapun mereka menggali, pasti saja ada yang menggangu mereka (seperti serangga, dll.), bahkan ada yang meninggal. Ayah itu pun berpikir kembali dan akhirnya ia membangun sebuah vihara di atas setengah bagian patung buddha itu. Vihara itu kemudian dikenal sebagai Wat Phra Tong.
Minggu, September 21, 2008
Nothing is Impossible ... for those who are eager to win!
This video is for those who are stressed, disappointed, handicapped, in a critical condition, giving up, sad, joining a competition, embarrased, heart-broken, and other disappointing or sick conditions...
Everyone is number 1......
Everyone is number 1......
Grup (Group)
inspiration
Sabtu, Agustus 23, 2008
Movie Review - Wall-E
Lately on the cinema, the movie "Wall-E" was shown. I watch this movie on Cinema XXI, Summarecon Mal Serpong. I saw that this movie is good, so I decided to review it. This movie, even though 85% of it is speechless, but the action is so clear that we don't need speeches.
This movie takes place at about the year of 2811, where the earth is FULL OF TRASHES! It is so full that the humans should escape to space by a super spaceship named Axiom and the cleaning of Earth depends on this robot named Wall-E (Waste Allocation Load Lifter Earth-class)which can make trashes to small cubes.
One day, while Wall-E was cleaning the trashes as usual, suddenly a big spaceship landed and a futuristic robot named EVE (Extraterrestrial Vegetation Evaluator) went out. At first, EVE disliked Wall-E, but later they became friends. Suddenly when Wall-E showed a plant, EVE's system shut down because her job is to find any living thing on Earth to proof that the earth is ready to be lived again. The spaceship came again to pick EVE to Axiom. Wall-E, who didn't want to be separated from EVE, clung on the spaceship to Axiom.
Inside the Axiom, Wall-E found new friends including M-O (Microbe Obliterator), whose job is to clean all the "Foreign Contaminant" of someone/something. Also inside, the humans are VERY FAT because they NEVER EVEN WALK OR EAT on the Axiom.
EVE and Wall-E did everything to give the captain of Axiom the plant. Through lots and lots of obstacles, the captain finally brought the ship back home.
This film is telling us not to throw garbage anywhere we want to. We should throw garbage in the garbage bin. If the world is like the one in Wall-E, will it be nice? Will it be a good place for our children and grandsons? It's in your hands.
NB:I have the trailer on the top.
This movie takes place at about the year of 2811, where the earth is FULL OF TRASHES! It is so full that the humans should escape to space by a super spaceship named Axiom and the cleaning of Earth depends on this robot named Wall-E (Waste Allocation Load Lifter Earth-class)which can make trashes to small cubes.
One day, while Wall-E was cleaning the trashes as usual, suddenly a big spaceship landed and a futuristic robot named EVE (Extraterrestrial Vegetation Evaluator) went out. At first, EVE disliked Wall-E, but later they became friends. Suddenly when Wall-E showed a plant, EVE's system shut down because her job is to find any living thing on Earth to proof that the earth is ready to be lived again. The spaceship came again to pick EVE to Axiom. Wall-E, who didn't want to be separated from EVE, clung on the spaceship to Axiom.
Inside the Axiom, Wall-E found new friends including M-O (Microbe Obliterator), whose job is to clean all the "Foreign Contaminant" of someone/something. Also inside, the humans are VERY FAT because they NEVER EVEN WALK OR EAT on the Axiom.
EVE and Wall-E did everything to give the captain of Axiom the plant. Through lots and lots of obstacles, the captain finally brought the ship back home.
This film is telling us not to throw garbage anywhere we want to. We should throw garbage in the garbage bin. If the world is like the one in Wall-E, will it be nice? Will it be a good place for our children and grandsons? It's in your hands.
NB:I have the trailer on the top.
Grup (Group)
Reviews
Sabtu, Agustus 09, 2008
Minggu, Agustus 03, 2008
Tips for Making Blog
Oh hi! You wanna make blog? Here's some tips for ya...
1. NEVER EVER FILL UR BLOG WITH BAD WORDS! If you do, you'll probably lose A LOT of viewers. You don't want it to be right? So DON'T DO IT!!!!!
2. FILL YOUR BLOG WITH INTERESTING THINGS like interesting templates, videos, calenders, clocks, interesting welcome messages, etc. I guarantee that you may have more viewers for ur blog!
3. USE MORE LANGUAGE THAT U KNOW! That will help viewers to understand well your writing. Usually, if viewers didn't understand your language, they'll just pass ur blog away! So help them!
4. INVITE UR FRIENDS AND ASK THEM TO VISIT UR BLOG! That way your friends will be ur viewers and you'll have more viewers! :p
5. FILL UR BLOG OFTEN! If you don't, the viewers will be bored with your writings, which is always the same and no new things, and finally they'll forget about your blog! NO! NO! DON'T LET THAT HAPPEN! :(
That's some tips from me. Good luck with your new blog! Cheerio and see ya later!
1. NEVER EVER FILL UR BLOG WITH BAD WORDS! If you do, you'll probably lose A LOT of viewers. You don't want it to be right? So DON'T DO IT!!!!!
2. FILL YOUR BLOG WITH INTERESTING THINGS like interesting templates, videos, calenders, clocks, interesting welcome messages, etc. I guarantee that you may have more viewers for ur blog!
3. USE MORE LANGUAGE THAT U KNOW! That will help viewers to understand well your writing. Usually, if viewers didn't understand your language, they'll just pass ur blog away! So help them!
4. INVITE UR FRIENDS AND ASK THEM TO VISIT UR BLOG! That way your friends will be ur viewers and you'll have more viewers! :p
5. FILL UR BLOG OFTEN! If you don't, the viewers will be bored with your writings, which is always the same and no new things, and finally they'll forget about your blog! NO! NO! DON'T LET THAT HAPPEN! :(
That's some tips from me. Good luck with your new blog! Cheerio and see ya later!
Sabtu, Agustus 02, 2008
English Joke #2 - Bush Talking!
The second surprise---
George W. Bush, in an airport lobby, noticed a man in a long flowing white robe with a long flowing white beard and flowing white hair. The man had a staff in one hand and some stone tablets under the other arm. George W. approached the man and inquired, "Aren't you Moses." The man ignored George W. and stared at the ceiling. George W. positioned himself more directly in the man's view and asked again, "Aren't you Moses". The man continued to peruse the ceiling. George W. tugged at the man's sleeve and asked once again, "Aren't you Moses". The man finally responded in an irritated voice, "Yes I am". George W. asked him why he was so uppity and the man replied, "The last time a bush spoke to me I ended up spending forty years in the wilderness!"
THAT!!! LOL!
George W. Bush, in an airport lobby, noticed a man in a long flowing white robe with a long flowing white beard and flowing white hair. The man had a staff in one hand and some stone tablets under the other arm. George W. approached the man and inquired, "Aren't you Moses." The man ignored George W. and stared at the ceiling. George W. positioned himself more directly in the man's view and asked again, "Aren't you Moses". The man continued to peruse the ceiling. George W. tugged at the man's sleeve and asked once again, "Aren't you Moses". The man finally responded in an irritated voice, "Yes I am". George W. asked him why he was so uppity and the man replied, "The last time a bush spoke to me I ended up spending forty years in the wilderness!"
THAT!!! LOL!
Grup (Group)
lelucon
Langganan:
Postingan (Atom)
